Menjalin Kerja Sama untuk Afiliasi dan Endorsement

Menjalin Kerja Sama untuk Afiliasi dan Endorsement

Persamaan Afiliasi dan Endorsement: sama-sama bekerja sama dengan brand.

Perbedaan Afiliasi dan Endorsement:

Dari sisi afiliasi:

Experience - Blogger tidak harus memiliki experience atau pengalaman dengan produk/brand

Bentuk - Konten Banner, artikel (mencantumkan link afiliasi), referral code

Komisi

- Per klik (seberapa banyak link di-klik)

- Per konsumen (seberapa banyak orang menggunakan referral code)

- Per lead (seberapa banyak orang melakukan Tindakan tertentu)

Dari sisi endorsement:

Experience - Blogger dikirimi produk atau diajak melakukan aktivitas agar memiliki pengalaman (experience) dengan produk/brand

Bentuk Konten - Review, artikel reportase, artikel cerita

Komisi - Per project atau per tulisan.

Monetisasi dengan afiliasi dan endorsement sama-sama membutuhkan blog aktif sebagai modal awalnya. Selain itu, keduanya memiliki beberapa persiapan khusus untuk bisa memulai monetisasi, di antaranya:

Afiliasi

Cari tahu brand apa saja yang memiliki program afiliasi, pilih yang sesuai dengan topik dan niche

Cari tahu benefit yang akan didapat (jumlah komisi, support berupa voucher diskon khusus)

Tanya lebih lanjut jika ada info yang belum jelas

Ikuti proses/langkah yang tertera dalam halaman info program afiliasi

Endorsement

Mulai rajin menulis review gratis (produk dari berbagai brand, namun konsisten dengan niche)

Gabung komunitas blogger

Jika mendapat tawaran kerja sama, pastikan bentuk kerja samanya seperti apa

Jangan lupa cari tahu goals dan key message dari artikel yang akan ditulis

Alur Kerja Afiliasi - Mendapat Materi Promosi (referral code, banner, voucher, deep link, dan lainnya)

-Memilih Produk

-Menentukan tipe konten

a. Artikel

b. Katalog

Alur Kerja Endorsement - Dikirimi Produk atau di undang Event

- Mencoba Produk - Menulis Review - Posting di blog

- Datang ke event - Menulis Artikel Reportase - Posting di blog

Kelebihan dan Kekurangan Afiliasi dan Endorsement

Kelebihan Afiliasi

Peluang besar untuk dapat penghasilan

Mitra kerja sama sudah jelas

Penghitungan komisi jelas

Kekurangan Afiliasi

Membutuhkan traffic yang tinggi

Pengunjung harus membeli produk agar blogger dapat komisi

Kelebihan Endorsement

Sudah ada brief yang jelas dari brand

Bisa dapat produk gratis atau diajak jalan-jalan

Kekurangan Endorsement

Kadang banyak revisi

Beberapa pembaca skeptis dengan konten paid review atau review berbayar

Menjual Konten Eksklusif dengan Sistem Membership

Sistem membership merupakan recurring income atau penghasilan berulang, artinya bisa menjadi penghasilan tetap bagi para blogger. Cara kerjanya adalah pengunjung blog harus mendaftar jadi member atau anggota dan membayarkan sejumlah uang untuk mendapatkan konten eksklusif yang tidak dibagikan pada halaman reguler blog.

Konten yang ditawarkan juga harus benar-benar bernilai, berkualitas, lebih mendalam dan lengkap dibanding konten reguler. Contohnya video tutorial, modul/e-book, worksheets/workbooks, dan kuis. Bisa juga mencoba konten yang lebih interaktif dengan anggota member, seperti live video, webinar, membuat forum khusus untuk member berdiskusi. Jika tujuan konten reguler adalah menjaring pembaca baru sebanyak-banyaknya, maka dengan membership, blogger berusaha mempertahankan pembaca setia.

Kelebihan Sistem Membership

Sumber monetisasi yang konsisten dan sebagai investasi jangka Panjang

Ampuh menjalin kedekatan dengan pembaca setia dan membangun relasi antar pembaca

Bisa menjadi based atau dasar yang kuat untuk blog

Bebas mengkreasikan konten

Bisa membangun kredibilitas dan rasa kepercayaan di mata member Kekurangan Sistem Membership

1. Harus ekstra menyiapkan konten reguler dan konten khusus member

2. Wajib konsisten dan disiplin soal waktu upload dan kualitas konten

Cara Menjual Produk dan Jasa Lewat Blog

Blog bisa disulap menjadi toko online sederhana. Produk yang dijual:

- Produk fisik ? baju, sepatu, buku, alat-alat masak, alat tulis, make up, produk handmade, dan lainnya

- Produk digital ? e-book, software, aplikasi, games, audiobook, dan lainnya

- Menawarkan jasa ? freelance writer, desainer grafis, jasa menjahit, programmer, dan lainnya

Kelebihan Menjual Produk Lewat Blog

- Bisa menjadi recurring income (penghasilan berulang)

- Memasarkan di tempat yang tepat karena sesuai niche

Kekurangan Menjual Produk Lewat Blog

- Sebaiknya perlu memiliki tim khusus (customer service atau karyawan yang fokus pada toko online)

- Harus rajin update stok

Cara Menjual Produk Lewat Blog

1. Menjadikan blog sebagai katalog dan media promosi jualan

- Menawarkan produk yang tidak dijual langsung di blog, misalnya di ecommerce atau toko offline

- Blog hanya berfungsi sebagai media promosi dan katalog

Langkah yang harus dilakukan:

Buat katalog produk (membuat page baru khusus katalog)

Promosikan produk lewat postingan

2. Menyulap blog menjadi toko online

Langkah yang harus dilakukan:

Buat katalog produk (membuat page baru khusus katalog)

Buat contact form untuk pemesanan

Promosikan produk lewat postingan

Menjual Jasa Lewat Blog

Langkah yang harus dilakukan

Buat halaman khusus portofolio

Buat banner sebagai media promosi

Tulis konten reguler dengan menambahkan info promo jasa

Kelebihan Menjual Jasa Lewat Blog

Cukup potensial mendapatkan klien

Termasuk recurring income

Bisa sekaligus memajang portofolio di blog

Kekurangan Menjual Jasa Lewat Blog

Tidak bisa instan

Harus bisa membangun kepercayaan di mata pembaca blog 

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2021 A-Gate - All Rights Reserved - Created By AltairGate Diberdayakan oleh Blogger